Jangan Melibatkan Ambisi dalam Membuat Puisi
Jarak
Kehadiranmu yang kini mulai sirna.
Janji janji satu persatu tak lagi kau penuhi.
Saling sapa?
Komunikasipun tidak
Akupun menyadari bahwa jarak memang menjadi penghalang,
Tapi ini bukan hanya soal jarak,
Tapi kita, kita yang menjalaninya.
Dan aku tidak bisa menyalahkan kamu sebagai sumber masalah,
Aku tak tahu harus menyalahkan siapa dalam hubungan ini.
Apakah jarak?
Apakah kamu?
Apakah aku sendiri yang tak pernah intropeksi?
Aku tak tahu Tuhan
Aku tak mengerti,
Dan semoga tidak kamu lagi.
Tidak kamu lagi yang membuat goresan luka,
Tidak kamu lagi yang membuat lara,
Dan tidak kamu lagi yang membuat kecewa.
(Gunem, Rembang)
Komentar
Posting Komentar